FGD Bersama Masyarakat dan Komunitas Peduli KIA & Stunting di Desa Carenang

PATTIRO Banten melalui Program KATALIS (Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak bagi Masyarakat Miskin di Perkotaan dan Perdesaan di Banten) yang didukung oleh Merck Family Foundation melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama bersama masyarakat dan komunitas Peduli KIA dan Stunting di Majelis Ta’lim Desa Mekarsari, Kec. Carenang, Kab. Serang pada tanggal 9 Agustus 2023. 

Pertemuan ini bertujuan untuk melaksanakan program Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari pertemuan awal. Menyampaikan tentang Kesehatan Ibu, Anak & stunting. Mendampingi dan memfasilitasi masyarakat melakukan FGD bersama komunitas peduli KIA dan stunting, serta melakukan penilaian kualitas pelayanan KIA dan stunting bersama komunitas peduli KIA dan stunting dengan kegiatan FGD. 

Acara diawali dengan sambutan dan pengenalan oleh Field Officer, Ibu Liana Muslihah. Dalam sambutannya, Ibu Liana menyampaikan rasa syukur atas kehadiran semua peserta serta tujuan dari pertemuan ini. Tujuan utama adalah untuk melanjutkan program Rencana Tindak Lanjut (RTL) berdasarkan hasil pertemuan awal serta untuk menyampaikan informasi penting mengenai Kesehatan Ibu, Anak, dan stunting.

Selanjutnya, tim program dan peserta FGD secara aktif terlibat dalam diskusi untuk menggali berbagai isu penting yang berkaitan dengan kesehatan ibu, anak, serta stunting di desa Carenang. Dalam pembahasan tersebut, beberapa poin penting disoroti :

  1. Identifikasi Masalah di Desa Carenang: Peserta FGD mengidentifikasi berbagai masalah kesehatan ibu dan anak yang dihadapi di desa mereka. Ini mencakup tantangan dalam akses ke fasilitas kesehatan dan kurangnya pengetahuan tentang perawatan kesehatan yang benar.
  2. Pembentukan Kelompok Rencana Aksi: Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, kelompok rencana aksi dibentuk. Setiap kelompok memiliki tanggung jawab untuk merumuskan rencana konkret yang akan dilakukan dalam penanggulangan masalah kesehatan.
  3. Membahas Himbauan ke Paraji dan Masyarakat ke Fasilitas Kesehatan: Salah satu fokus penting adalah bagaimana mengkomunikasikan informasi penting tentang perawatan kesehatan ke paraji dan masyarakat. Peserta FGD membahas strategi yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan tersebut.
  4. Penilaian Rencana Aksi: Setiap kelompok menyusun rencana aksi yang rinci. Setelah itu, rencana aksi ini dievaluasi oleh tim program dan peserta FGD untuk memastikan kelayakan dan efektivitasnya.
  5. Diskusi Kelompok dan Penilaian: Setiap kelompok memiliki diskusi internal yang dipandu oleh fasilitator, seperti Ibu Monica dan Ibu Liana. Mereka memberikan penilaian dan masukan konstruktif terhadap rencana aksi masing-masing kelompok.
See also  Dialog Kebijakan PRB Sektor Pendidikan

Kegiatan FGD ini tidak berhenti pada diskusi semata. Rencana aksi yang dihasilkan dari FGD ini akan menjadi landasan untuk tindakan nyata dalam memperbaiki situasi kesehatan ibu dan anak di desa Carenang.

FGD bersama masyarakat dan komunitas Peduli KIA dan stunting merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran dan tindakan kolektif dalam menjaga kesehatan ibu, anak, serta mengatasi stunting. Melalui diskusi, perencanaan aksi, dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan, upaya ini diharapkan mampu memberikan perubahan yang signifikan bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat desa Carenang.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.